LEGA —


Ini edisi Yeah ayo berkarya! (lho mirip jargon apaan gitu hehe)

mungkin bagi teman-teman ini edisi galau, terserah, buat saya ini adalah satu pelajaran hidup yang memotivasi diri saya untuk menjadi lebih baik lagi🙂

Di siang hari yang cerah ini, saya tiba-tiba tergerak ingin berbagi sesuatu dengan sobat semua tentang definisi “lega”.^^

Yup. pasti pernah kan merasakan suatu perasaan lega? nah, inilah yang saya rasakan saat ini..

Lega itu, ketika kamu dimintai nomer murrobiahmu oleh seseorang, tapi kemudian kamu menolak dengan cara yang halus karena alasan yang syar’i, lalu orang tersebut dapat menerima dengan lapang dada.. Plong melompong sekali rasanyaa.. walaupun (sebetulnya) mungkin kamu dapat menerka bahwa dia kecewa berat (lebay mode: ON) dari mendengar intonasi suaranya.

Lega itu, berani mengatakan “tidak” dengan tegas tanpa ba bi bu, jika memang saat ini kamu belum siap dan keluarga belum merestui, walaupun (sebetulnya) mungkin, kamu punya perasaan berbeda pada si X yang meminta nomer murrobiahmu itu.. toh dengan berkata “tidak” disertai alasan yang syar’i, tidak akan menyakiti siapapun.. rasa tidak enak untuk mengatakan “tidak” itu akan hilang setelah kamu mengatakannya.

Lega itu, ketika melihat orang yang pernah memintamu, akhirnya menemukan teman hidupnya, tak lama setelah kamu berkata “tidak”. InsyaAllah, itulah pemberian yang tepat dari Allah untuknya, walaupun (sebetulnya) mungkin kamu berharap dia sabar menunggu..

Lega itu, ketika kamu dapat menikmati masa-masa sendirimu dengan bebas tanpa batas. Bebas untuk berbakti kepada orangtua, bebas untuk berjuang meraih semua yang kamu cita-citakan, bebas mencintai sang Maha Pencinta dengan sebenar-benar cinta tanpa mendua..

Lega itu, ketika masa studimu telah selesai tepat waktu dengan predikat cumlaude dan kamu melihat kedua orangtuamu tersenyum bangga melihatmu memakai toga.. dan ketika kamu pulang ke rumah membawa ijazah Sarjanamu beserta sertifikat-sertifikat lain yang banyak jumlahnya, karena prestasi-prestasi yang pernah kamu raih selama menyandang predikat mahasiswa S1.. Bukankah itu yang menjadi motivasimu ketika berjuang mendapatkan bangku di perguruan tinggi yang menyandang nama negeri ini?

Maka, bebaskan pikiranmu dari “para pengganggu” yang datang menghampirimu itu.. Lihat kedepan, lihat “jalan menuju Roma” yang ada di depan matamu itu dan jangan sia-siakan..

dan Lega itu, ketika semua urusanmu telah selesai.. dan waktu yang tepat itupun datang kepadamu.. InsyaAllah..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s