Tentang Edunesia #1


Lagi-lagi, siang hari ini saya ingin, sangat ingin berbagi kepada teman pembaca sekalian (kalo kebetulan mampir kesini hehe). Emmh, kali ini saya gak akan nulis di cuap-cuap-cuap lagi (iyalah orang ini tulisan munculnya di menu edunesia =”=), tapi tentang salah satu aktivitas yang sedang saya tekuni beberapa bulan kebelakang ini yaitu EDUNESIA🙂

edunesia? apa sih itu? kok gak familiar ya? http://edunesia.org/ ya? yang situs pendidikan itu? yuk caritau jawabannya disini..

Yak! edunesia yang saya tekuni ini berbeda, bukan http://edunesia.org/ ^^. Trus apa dong? Kasitau gak yaaa??? :-p

Baiklah saya akan mulai bercerita tentang edunesia.

Sekitar 8 bulan yang lalu atau lebih tepatnya Desember 2011 (wah satu tahun lalu dong, gak berasaaa >,<) saya mendapat sms dari seorang teman dari fakultas ilmu komputer UI a.k.a Fasilkom UI, isinya kurang lebih begini:

“Assalamu’alaikum. Tsabitah, menanggapi postingan yg di grup, jadi mau ikut donetwork lenovo (http://donetwork.lenovo.com/id/how-it-works.html)  itu ga? kalo mau, saya lagi cari tim.. -Arifin fasilkom-

“Yeayy, asiik, akhirnya ada yang ngajakin aku yang gaptek ini, ikut ajang kompetisi berbau teknologi.. senangnyaaah :-D” saya bersorak riang gembira dalam hati.

Oiya, saya belum cerita ya? jadi pembaca sekalian, beberapa hari sebelum sms itu masuk, saya posting di sebuah grup angkatan di facebook (grup mahasiswa alumni Rohis SMA se-Indonesia angkatan 2009) tentang informasi lomba donetwork lenovo, saya bilang disitu kalo saya sangat tertarik ikut, tapi saya cuma punya ide, gak punya kemampuan IT yang memadai untuk bisa mengikuti itu.. saya sangat tertarik untuk bergabung dalam tim, jika ada yang ingin mengikuti lomba itu. Dan ternyata ikhtiar saya itu gak sia-sia🙂

Langsung tanpa ba bi bu saya balas sms itu (lupa redaksi kalimatnya, tapi kurang lebih begini bunyinya), “Wa’alaikumsalam.. Wahh Iya, mau banget ikut. Oke. Saya mau gabung di tim kamu. Makasih udah ngajak gabung^^”

Singkat cerita, terbentuklah tim donetwork lenovo itu dengan beranggotakan 6 orang waktu itu yaitu, Arifin fasilkom (biasa dipanggil Ipin), Yahya fasilkom, Liza Psikologi, Ahyana Rizky Teknik (biasa dipanggil Ariz), Fikrul fasilkom, dan saya sendiri, Tsabitah MIPA. Pertemuan demi pertemuan pun berlangsung. Mengkonsepkan ide, mematangkan konsep, menentukan timeline, membagi peran, dsb. Proyek ini lumayan “berduit”, 20 juta! waw banget.. Saya mikirnya, PKM aja cuma 9 juta maksimal, ini 20 juta, leluasa banget. Tahapnya mirip-mirip PKM, kita harus buat proposal proyek terlebih dahulu, diseleksi, presentasi, baru kemudian dapet dana, dan harus kelar tu proyek dalam waktu yang telah ditentukan. Selanjutnya dari proyek yang sudah selesai, dipilih mana yang terbaik yang berhak menjadi juara..

Sampai pada suatu hari, ipin sang ketua tim, menemukan sesuatu dalam web donetwork lenovo itu yang membuat kami kecewa berat (agak lebayyy). Mau tau apa “sesuatu” itu? baca paragraf dibawah ini (hehehe)

Sesuatu itu adalah: “peserta donetwork lenovo adalah warga negara Indonesia berusia minimal 21 tahun, maksimal 35 tahun, bla bla bla…”

Ipin pun menanyakan satu persatu kepada seluruh anggota tim, adakah salah satu dari kami yang berusia 21 tahun sampai dengan desember 2011? barangkali aja, kalo ada salah satu dari kami yang berusia 21, bisa tetap ikut meski anggota tim berusia 20 atau kebawah. Dan tentu, jawabannya adalah tidak ada. Kami semua masih imut-imut (wkwkwkkw), paling tua berusia 20 tahun. Bahkan saya baru 19 tahun waktu itu (kelahiran februari 92 loh^^). Kami semua termenung lesu..

Tapi kemudian, sang ketua tim membangkitkan semangat kami semua. Ipin berkata (waduh saya lupa lagi redaksi kalimatnya, maaf yaaah`~,~), “Yaudah, gak masalah kok teman-teman, kita masih bisa ikutan, ikut kompetisi lain hehe. Di fasilkom bentar lagi akan ada sosialisasi kompetisi IT namanya Student Project. Tapi belum tau kapan sosialisasinya. Nah, kan tim ini sudah terbentuk, daripada bubar gara-gara gajadi ikut donetwork lenovo, alangkah bagus, dengan tim yang sudah terbentuk ini, kita ikut SP.. mungkin harus ada perubahan ide dan sbagainya karena kompetisi proyek ini berbeda dengan donetwork lenovo. Tapi over all, tahap seleksinya sama aja. Kita tunggu aja sosialisasinya.. Nanti saya kabar-kabari lagi selanjutnya. Tapi, sekarang mulai cari-cari ide aja”

Dan singkat cerita lagi (kalo ga disingkat bakal berhalaman-halaman soal’e ntar ni tulisan ;-p), tim kami mengikuti student project, yang deadline proposalnya tanggal 3 Maret 2012. Di tengah jalan proses penyusunan proposal, ada satu anggota yang menghilang dari tim kami, sebut saja Ariz, sehingga anggota kami tinggal berlima. Masalah kenapa Ariz resign gak usah saya ceritain ya, gak penting juga buat kalian kok (ehehe). Tapi kemudian ada 1 pendatang baru, anak fasilkom juga, namanya Gatra. Direkrut lebih tepatnya, karena, si Gatra ini jago desain dan tim kami membutuhkan seorang desainer. Proposal pun berhasil kami susun di H-sekian detik deadline pengumpulan (huft..finally). Proposal itu kami beri nama EDUNESIA (Dunia pengetahuan anak Indonesia yang menyenangkan)🙂

Dan inilah sedikit gambaran tentang ide kami..:

Edunesia adalah sebuah aplikasi game edukasi, khususnya edukasi Sains untuk anak-anak usia Sekolah Dasar. Aplikasi Edunesia yang berjalan dalam Smartphone dengan sistem Android, akan menjadi solusi masalah yang telah kami uraikan dia atas. Kemudahan dan fleksibilitas yang diberikan akan mempermudah Siswa SD dalam belajar. Smartphone yang mudah dibawa kemana saja, akan menjadi nilai lebih bagi aplikasi ini, karena siswa tentu bisa belajar dimana saja dan kapan saja mereka mau. Tidak seperti komputer atau laptop yang tidak cukup feasible digunakan oleh mereka. Karena tentunya, orang tua akan lebih memilih membelikan anak Smartphone dibanding laptop atau komputer yang harganya jauh lebih mahal. Selain itu, mengingat Smartphone sudah cukup populer dan banyak digunakan serta harganya yang semakin murah, menjadi kelebihan tersendiri sehingga nantinya aplikasi ini akan semakin mudah dijangkau oleh mereka.

Aplikasi Edunesia ini bertujuan untuk:

  • Memberikan konten pembelajaran yang menyenangkan untuk anak-anak. Mereka akan tetap merasakan kesenangan layaknya bermain video game, tetapi mereka tetap mendapatkan insight ilmu pengetahuan dan materi-materi pelajaran yang ada pada buku teks sekolah.
  • Anak-anak semakin menikmati proses mereka dalam mempelajari mata pelajaran yang diberikan di sekolah, khususnya pada proyek ini adalah mata pelajaran IPA.

Materi dalam permainan (game)

Fitur Aplikasi

1. Permainan

Permainan akan mengambil bahan dari mata pelajaran IPA yang dibagi ke dalam 3 modul. Setiap modul disesuaikan dengan materi pelajaran yang setara dengan kurang lebih 2 minggu penyampaian di kelas.

2. Forum Kita Pintar

Terintegrasi dalam permainan. Fasilitasnya adalah sebagai berikut:

  • Membuat topic/thread baru,
  • Me-reply forum atau melakukan posting,
  • Memberikan rating terhadap suatu thread atau post, dan
  • Melakukan filtering topik.

3. Sang Juara

Ada dua kategori yang menjadi peringkat pengguna, yaitu:

  • Peringkat pemain berdasarkan poin yang diraih dalam permainan, dan
  • Peringkat pemain berdasarkan rating yang didapat dalam Forum Kita Pintar.

4. Jelajah Web. Sumber referensi terpilih yang terintegrasi ke dalam permainan.

Yak! itulah kiranya gambaran umum mengenai edunesia. Oya, ada taglinenya loh^^, taglinenya itu, EDUNESIA: jadilah sang juara! (hehe keren gak tuh? pastinya dong :-D)

Ketika kami meng-apply proposal itu, sebenarnya, tidak ada keyakinan sedikitpun dalam hati kami masing-masing kalo proposal itu bisa lolos. Bikinnya aja mepet deadline gitu baru jadi, haduooh.. Bahkan prinsipnya Ipin si ketua: diterima alhamdulillah, gak diterima ALHAMDULILLAH😀. Kenapa gitu? karena kami tahu, ini proyek bakal berat banget dijalaninnya, mengingat kesibukan kuliah kami di semester 6 akan sangat sangat padat dan bikin tepar.. Setidaknya kami sudah mengikuti, setidaknya, tidak ada kesempatan yang kami sia-siakan. Setidaknya, kami puas memenuhi menjadikan SP ini sebagai pelarian karena tidak bisa ikut donetwork lenovo.

Tapi, betul sekali ternyata kalimat ini, “if there’s a will, there’s a way”. Tanpa disangka tanpa diduga. Dengan hanya 3 orang dari kami yang bisa hadir saat presentasi (Ipin, Yahya, Liza), ternyata, proposal kami lolos.. sungguh waw! Kami heran betul, padahal saya baca judul-judul proposal yang mengikuti ini, membuat saya minder. Banyak judul yang jauh lebih menarik dan sepertinya lebih matang konsepnya, dibandingkan punya kami. Dan tak sedikit mahasiswa tingkat akhir dan S2 turut tercantum namanya dalam proposal-proposal tersebut. Tapi kenapa? kenapa Edunesia? FYI, proposal yang didanai oleh Student Project ini hanya 5. Dan proposal yang masuk, itu mencapai 30-an. Dan, dana proyeknya itu 50 juta maksimal!! Gak ngerti lagii.. Saya cuma bisa berucap “Alhamdulillah, innalillahi..” Siap-siap kencangkan sabuk pengaman, kita akan melaju kencang menyelesaikan proyek ini meski kuliah kita sangat sangat padat. Bismillah..

Pembaca mungkin bertanya-tanya, emang bisa anak MIPA bikin game? emang bisa anak Psiko bikin game? Eits, jangan salah… urusan ngoding de el el mah itu bukan bagian kita, hehe. Kami sudah membagi peran dan job masing-masing.. Di Edunesia ini, saya mendapat peran sebagai pembuat modul, kerjaannya itu mengkhayal: merancang karakter tokoh game, bentuk permainan dalam game-nya, alur ceritanya, dan yang paling penting en paling bikin pusing adalah, memasukkan materi sains SD kedalam permainan tersebut secara tersirat, sehingga pemain mendapatkan pengetahuan Sains ketika bermain game tersebut. Liza Psikologi, mendapat peran sebagai surveyor. Kerjaannya adalah melakukan survey terhadap anak-anak usia sekolah dasar, tentang materi IPA apa yang dianggap sulit dipelajari sehingga Edunesia dapat menjadi solusi mengatasi kesuliatan itu. Trus, bagian bikin gambar/material game yang dibutuhkan, itu tugasnya Gatra selaku desainer. Nah terakhir, implementasi game atau kita sebut pekerjaan itu dengan sebutan ngoding, itu bagiannya 3 orang bocah fasilkom (Ipin, Yahya, Fikrul).

Jadi begitulah sekilas tentang Edunesia.. mohon doanya ya pembaca, semoga proyek kami ini dapat segera selesai, agar dapat segera dirasakan manfaatnya^^

Sekian dulu, nanti saya sambung di episode berikutnya. Jangan lewatkan kisah tentang Edunesia ini yak! hehe

Selamat siang. Selamat beraktivitas!🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s