They are


mau ber-melankolis ria ceritanya🙂

padahal asli! saya sanguinis-plegmatis

*atau kalau menurut teori DISC: Influence-Steady*

jadi maap maap aja kalo tiba-tiba menemukan keanehan atau kejanggalan yang menunjukkan ke-freak-an saya dalam tulisan berikut ini. *pasrah*

…………..

Mereka, orang-orang yang senantiasa membuatku ‘tertampar’ dengan ucapan-ucapanku sendiri.

Melewati pertemuan dengan mereka barang seminggu saja, membuat pikiranku tak bisa lepas dari bayang wajah mereka,

wajah yang menyimpan deskripsi mimpi-mimpi besar

wajah yang sorot matanya, memancarkan berjuta ide kreatif yang siap dieksploitasi kapanpun, dimanapun, dengan sedikit pemicu

wajah yang padanya tergambar guratan potensi besar dimasa depan

wajah yang selalu dan selalu mengingatkanku akan doktrin usaha optimal untuk pencapaian yang maksimal, menuju ustaziyatul ‘alam!

wajah yang… seringkali, bahkan terlalu sering, membuatku lebih banyak belajar, lebih banyak berpikir, lebih semangat berjuang, lebih banyak bergerak, lebih…dan lebih banyak mengingat Dia Yang telah memberi nikmat mempertemukan aku dengan mereka!

Mereka, amanah terindah yang Allah kirimkan untukku!

Karena mereka telah berjasa menjadikan keberhasilan proses belajar (baca: tarbiyah) ku mencapai 90%

Karena mereka, aku menjadi paham, bahwa hanya orang2 yang ikhlas dan sabar lah yang dapat merasakan bukan hanya manisnya buah hasil dakwah, tetapi juga manisnya jalan panjang dakwah

sunduquna juyubuna…

Karena mereka pula, amalan itu dapat dengan mudah aku laksanakan

………….

Maka aku sadar betul,

bagaimana aku harus memperlakukan mereka!

Dimana aku harus memposisikan mereka dalam prioritas hidupku,

Dengan cara apa aku bisa membuat mereka begitu berharga, dan terlalu berharga untuk disia-siakan!

mereka adalah benih, yang harus selalu dirawat, disiram dengan porsi sesuai, dan dipantau terus pertumbuhannya hingga mencapai tahap perkembangan.

mereka adalah ASET.

………….

Mungkin tak dapat langsung aku katakan pada mereka bahwa AKU SANGAT MENYAYANGI  MEREKA.

tetapi semoga bukti-bukti tersirat yang aku tunjukkan sudah cukup mewakili ucapan itu.

mereka, mutarabbi-mutarabbi ku🙂

*Ya Allah, sayangilah mereka, jagalah, peliharalah keimanan dan ketaatan mereka terhadap-Mu, dan terhadap dakwah ini. karena sejatinya aku hanyalah perantara bagi mereka menuju Engkau, ya Rabbal ‘Alamin”

 

tengah malam di penghujung tahun,

Ahad, 30 Desember 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s