Time is yours! :)


Start-with-dreamsource: www.manyquote.com

 

Soal menghargai waktu, saya suka banget kalimat Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah rahimahullah:
“Waktu manusia adalah umurnya yang sebenarnya. Waktu tersebut adalah waktu yang dimanfaatkan untuk mendapatkan kehidupan yang abadi dan penuh kenikmatan dan terbebas dari kesempitan dan adzab yang pedih. Ketahuilah bahwa berlalunya waktu lebih cepat dari berjalannya awan (mendung). Barangsiapa yang waktunya hanya untuk ketaatan dan beribadah pada Allah, maka itulah waktu dan umurnya yang sebenarnya. Selain itu tidak dinilai sebagai kehidupannya, namun hanya teranggap seperti kehidupan binatang ternak.”

Kalimat ini juga yang saya sampaikan saat mengisi halaqah tadi, karna menjelang ramadhan ini rasanya penting juga ngebahas soal waktu.

Apa yang membuat waktu kita begitu produktif? atau waktu kita terbuang dengan percuma?

untuk menjawab ini, mari tanyakan ke diri masing-masing: apa motif hidup kita?

Setiap orang pasti punya motif hidup, punya target yang ingin dicapai. Targetnya macam2, ada yang positif, ada yang negatif. Bisa jadi dua jenis target itu bercampur, menjadi motif hidup seseorang. Produktif atau tidaknya waktu yang diberikan oleh Allah, tergantung mana yang lebih dominan, target-target positif atau negatif?

Kalo motifnya lebih banyak kearah negatif, maka gak heran kalo ada orang yang kayaknya hidupnya gak meaning banget, waktunya abis cuma buat hal-hal sepele kayak misalnya: ngoleksi game, ngoleksi anim, ngoleksi komik, main PS berjam-jam, pacaran, dan banyak lagi. Buat orang-orang macem ini, kayaknya suatu prestasi banget kalo bisa ngoleksi sebanyak mungkin game, anime, atau komik, prestasi banget kalo bisa main PS nyampe ke level tertinggi dengan nilai dewa yang ga ada yg bisa ngalahin, prestasi banget kalo bisa dapet cowok kece yang setia dan mau melakukan apa aja buat dia. Motifnya cuma untuk kesenangan dunia, ngga lebih dan ngga kurang. Jadi ya emang, mereka rela dan bangga menghabiskan waktu buat melakukan hal-hal duniawi itu.

Nah, sebaliknya, kalo motifnya lebih banyak ke arah positif, maka akan kita dapati fenomena orang-orang yang ‘adem’ gitu ngeliatnya, waktunya lebih banyak dihabiskan untuk misalnya: nghafal Al-Qur’an atau hadits, rajin sholat dhuha, rajin ngasih tausiyah, belajar, baca buku bermanfaat, berkarya sesuai bidangnya dia, bikin paper, ikut-ikut kegiatan sosial, menulis, ikut-ikut kompetisi sesuai passionnya dia, berwirausaha, dan banyak lagi… Orang-orang macem begini bukan berarti gak pernah santai-santai atau gak kenal hiburan. Ada kalanya mereka juga punya waktu untuk senang-senang, punya target negatif. Tapi target-target negatifnya kalah banyak sama target-target positif, atau target-target negatifnya bukan jadi target utama, cuma sebatas sarana refreshing nya dia aja. Motifnya itu mencari dan memberi sebanyak mungkin manfaat. Motif untuk memperoleh ridha Allah. Maka seiring bertambah usia, semakin banyak juga yang mereka hasilkan.

Jadi, termasuk kategori yang manakah kita?

Sebetulnya kalo kita cerdas, kalimat ini, “…..Barangsiapa yang waktunya hanya untuk ketaatan dan beribadah pada Allah, maka itulah waktu dan umurnya yang sebenarnya…” itu udah tokcer banget.

Beribadah kepada Allah itu kan banyak macemnya. Jangan dibayangkan kalo udah ngomong ibadah ya itu sebatas sholat, ngaji, sedekah, puasa.. Ibadah, berarti mengabdi, wujud penghambaan, wujud cinta kepada Allah. Jadi segala sesuatu yang kita lakukan dengan niat ikhlas mengabdi kepada Allah, dengan tujuan menjalankan segala sesuatu yang Allah cintai, dan menimbulkan rasa cinta kita kepada Allah, maka itu adalah amalan ibadah.

Ternyata semudah itu menghargai waktu.

Sekarang berhubung mau ramadhan, alangkah baik kalo kita bikin target-target positif yang ingin dicapai selama sebulan kedepan.. biar waktu kita gak habis percuma. Motifnya tetap sama, untuk meraih ridha Allah. Karna, kalo baca fiqh-nya, ramadhan itu bulan yang… masya Allah. Istilah bulan ramadhan bulan penuh berkah itu memang bukan sesuatu yang lebay. Karna memang benar kok, mau melakukan kebaikan apapun selama di bulan itu, balasan pahalanya gak sebanding sama amalan yang dilakukan, istilahnya, kebaikan sebesar debu dibalas dengan pahala segunung emas.

So, let’s worth this given time properly🙂

Mari ber-ramadhan ria! Mari menjadi sebaik-baik ummat.🙂

4 pemikiran pada “Time is yours! :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s