will I?


Sering aku mendengar kisah orang-orang di sekelilingku, bahwa dalam perjalanan menuju happy ending, mereka telah melalui batu-batu kerikil yang entah berapa banyak jumlahnya. Kerikil-kerikil itu bentuknya bermacam-macam, ada yang halus, yang begitu mudah dilewati bahkan diloncati, tapi ada juga yang kasar lagi tajam menusuk hingga membuat nyaris mundur perlahan, urungi niat untuk maju. Tapi adalah suatu keniscayaan, bahwa sulit kita menemukan jalan yang mulus tanpa kerikil.

Lalu aku membayangkan, akankah aku bisa seperti mereka? Akankah aku temukan kerikil mulai dari yang halus sampai yang kasar lagi tajam, lalu kerikil-kerikil itu mampu aku lalui, hingga akhirnya aku melewati garis finish dengan senyum kebahagiaan?

Wallahu a’lam.

Jika memang aku harus melalui itu, maka sebuah nasihat yang juga aku dapat dari mereka akan aku ingat selalu.

“Jika memang kita yakin terhadap apa yang sedang kita perjuangkan,  jangan pernah berhenti memohon petunjuk dari Allah, agar searal apapun jalannya, kita diberi kekuatan untuk bisa melalui itu.”

2 pemikiran pada “will I?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s